Blog Pak Ridwan

Kisah Kinasih (Part III)


Selanjutnya….
Setelah Pak Nurcholis Madjid, pembicara selanjutnya adalah pak Alwi Shihab yang ketua PKB Kuningan itu, pak Alwi berbicara tentang Radikalisme, ekstrimisme, Eksklusifisme dan isme-isme lainnya aku kurang hapal dan tidak terlalu konsentrasi mengikuti pembahasannya, itu karena lagi-lagi perut keroncongan, protes minta diisi. Semua peserta pun sudah tidak sabar dengan jadwal makan malamnya…hi..hi..hi…kalo inget suka mangkel deh, tapi apa mau dikata ?. Setelah forum dialog selesai, para peserta langsung menyerbu ruang makan mengisi bahan bakar lagi. saking tidak sabar, banyak yang berebutan dan hampir terjadi dorong-dorongan yang dahsyat sesama peserta. Kalo aku sich santai - santai aja yang penting masih kebagian tul…nggak ?? ( jawab doooong !!!!) Sehabis makan malam acara perkenalan dengan memperkenalkan peserta masing-masing dari delegasi kota yang berbeda-beda, ada yang dari Ambon, Manado, Banjarmasin, Papua, Bali, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya dan lain sebagainya, aku sendiri ikut rombongan Yogyakarta (karena kuliahku di Jogja) walaupun aku sebetulnya asli Jawa Barat, dengan diiringi lagu daerah masing-masing, para rombongan peserta bergantian naik kepanggung untuk memperkenalkan diri sambil melambaikan tangan sebagai tanda persahabatan yang baru saja akan dimulai dari perjumpaan pertama, tampak wajah para peserta berseri-seri dan ramah menyapa hadirin yang ada di dalam ruangan pertemuan. 

Ketika tiba giliran rombonganku ( Jogja ) aku bersama kawan-kawan maju dan naik kepanggung memperkenalkan diri dari delegasi Jogjakarta ( padahal orang- orangnya kebanyakan Non-Jogja lho seperti aku, aku bukan asli Jogja tapi Jawa barat, tho-ge dari Karawang, Harsya dari palembang, Tompul dari Medan, Mul dari Banten, Rico juga orang luar Jawa, asalnya dari padang sumatera barat. tapi kita kompak, dimana bumi dipijak disana langit dijunjung!! Tul…ga ? Tuuuuuull..!!) Saat itulah aku mulai kenal sama Ocha, ( Ochaaaa !!! makasih ya…udah foto-in aku, kamu inget gaaa ??!! makasih banyak, tapi sayang foto kamu bareng Gita nggak jadi, sayaaang banget……mudah-mudahan kalian tidak kecewa.). perkenalanku dengan ocha sangat singkat, sesingkat kilatan Blitz tapi cukup menyilaukan dan memukau, setelah itu aku tidak tahu mereka kemana saja, seperti kehilangan jejak. Acara malam itu selesai dengan membawa kesan tesendiri di benak para peserta, para peserta kembali ke camp nya masing-masing. Sambil menunggu kantuk mengundang aku bercengkrama ngobrol ngalor-ngidul sama temen-temen asal Jakarta juga ngerumpi bareng kawan-kawan Jogja, seru , asyik, gurih, nikmat, manis, asam, asin, rame rasanya, (lho…lho…koq jadi kayak nano-nano, ahhhh…si Awan payah nih ingetnya makanan mulu). Cape ngobrol satu persatu masuk kamar bergantian sampai tinggal aku sendirian, aku pun beranjak menuju kamar untuk menganyam bulu mata zz..z..z..zz..zzz ( tiduuur !!! maksudnya). Krik…krik…krik…1000 X, dari jauh samar-samar suara jangkrik terdengar syahdu mengalun. 

16 AGUSTUS 2003 [ SABTU ] Uuooaaahh…masih ngantuk !! aku bangun lumayan pagi hari ini, mataku masih enggan terbuka lebar-lebar, dari bawah tepatnya dari arah lapangan rumput aku mendengar suara-suara orang lagi belajar berhitung tu..wa..ga..pat.. tu..wa..ga..pat..begitu seterusnya, penasaran siapa yang pagi-pagi sudah berisik teriak-teriak, aku memaksakan diri untuk keluar kamar melihat apa yang sebenarnya sedang terjadi…..Ooalaaah…rupanya orang-arang. pada senam pagi sambil menghitung gerakan. Aku jadi malu sendiri telat ikut senam. Dari lantai tiga pandanganku kusapukan ke segala arah, lumayan cuci mata pagi-pagi sudah ngeliat pemandangan indah ( hayoo..curiga ya sama aku jangan ngeres dong !!!) udah ah, aku mau mandi dulu !!! Setelah mandi aku menuju ke ruang makan ……buat apa lagi kalo bukan Break Fast. habis sarapan semua peserta di bagi menjadi beberapa kelompok diskusi, nah kelompokku berjumlah lebih dari 14 orang yaitu; Gorgom, Popey, aku sendiri Awan, Santi, Asep, Noerol Hidayat, Hendra, Susan Hariani, Julifer Nicholas, Anita, Wasti, Dian, Sivi, nggak kesebut jangan marah. Uiiih…seru banget. Kelompok kita kelompok 7, kita saling Sharring satu sama lainnya, Sayang saudara kita yang satu ini yang dari Bali agak es krim eh..salah, ekstrim. Habis diskusi kita foto-foto bareng buat kenang-kenangan siapa tau fotonya bisa masuk majalah trubus khan lumayan dapet ha-er. Diskusi selesai !!! waktunya makan siang !! Sruuupppp……akh… minumannya seger! Habis makan dan minum aku buru-buru kumpul lagi dilapangan rumput. acara Lintas Alam sudah menanti, “di luar panaass…!!.” Pekikku, ya ! cuaca siang itu panas sekali terik matahari menyengat kulitku dan menusuk tepat diatas ubun-ubun kepalaku, setiap peserta juga merasakan hal yang sama. Sambil menunggu berangkat aku bersama kelompokku membuat yel-yel “ tung…tung…tung…” ah..sudah lupa tuh. Katanya sih yel- yel terbaik akan mendapatkan hadiah, hadiahnya apa? Entahlah dapat Voucher menginap di Taman safari kali tidur bareng harimau??. Tepat pukul 14.00 lintas alam dimulai dengan mengambil start dari lapangan rumput wisma Kinasih diteruskan keluar gerbang dan berjalan melewati rute jalan jalan setapak yang tak begitu jauh dari wisma. Kami ramai-ramai jalan beriringan perkelompok, walaupun panas dan keringat mulai telihat bercucuran di wajah setiap peserta namun tak sedikitpun aku melihat keluhan diwajah mereka. Setapak demi setapk kami lalui jalan kering, jembatan di atas selokan kecil, pematang sawah, tanah lapang sampai jalan agak terjal. Kiri kanan kulihat panorama yang menarik. Kelompok kami bisa disebut kelompok yang paling kompak.( kelak kelompok kami juara yel-yel karena kekompakannya) Bersambung…. (ke bagian ke-4)
Labels: Journey

Thanks for reading Kisah Kinasih (Part III). Please share...!

0 Comment for "Kisah Kinasih (Part III)"

@artridwan | www.artridwan.com. Diberdayakan oleh Blogger.
Back To Top